Kedutaan Besar Australia
Indonesia

Kemitraan Pendidikan Baru dengan Indonesia

Education Media Backgrounder

2 November 2010

Kemitraan Pendidikan Baru dengan Indonesia
 

Pendidikan adalah salah satu investasi pembangunan terbaik. Hal ini penting guna mencapai Tujuan Pembangunan Milenium dan hasil pembangunan lainnya.

Anak-anak yang berpendidikan akan menjadi generasi yang produktif. Mendidik anak perempuan dapat memperkecil tingkat kematian ibu dan anak, memperbaiki gizi dan kesehatan anak serta memperkuat partisipasi politik.

Pendidikan menjadi dasar dari pertumbuhan, stabilitas, kesetaraan dan kuatnya hubungan antar masyarakat Australia-Indonesia.

Mitra dalam pendidikan

Australia membantu Indonesia mencapai tujuannya untuk menyediakan pendidikan dasar sembilan tahun bagi anak-anak Indonesia hingga 2015.

Sekitar 96 persen anak-anak Indonesia terdaftar di sekolah dasar. Tapi hanya 67 persen terdaftar di sekolah menengah pertama.

Australia memiliki sejarah panjang mendukung pendidikan di Indonesia, terutama melalui Basic Education Program. Pembangunan dan perluasan lebih dari 2,000 sekolah melalui program ini telah menyediakan 330,000 tempat bagi anak laki-laki dan perempuan untuk bersekolah. Setengah dari anak-anak yang terdaftar di sekolah ini adalah perempuan.

Australia kini akan mendukung Kemitraan Pendidikan Baru dengan Indonesia senilai $500 juta. Kemitraan baru ini akan memperkuat dan meneruskan suksesnya Basic Education Program guna membantu Indonesia melaksanakan program wajib belajar sembilan tahun. Lebih banyak anak akan dapat menikmati pendidikan yang baik, memperbaiki tingkat melek huruf dan berhitung dan memperkuat pengelolaan di seluruh sektor.

Pendanaan untuk program baru ini merupakan bagian dari anggaran bantuan pembangunan luar negeri Australia.

Kemitraan ini merupakan bagian dari program besar yang mendukung pendidikan Indonesia dan melibatkan Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa.

Apa yang akan dicapai oleh program baru ini?

Melalui program ini Australia akan:

• membangun dan memperluas hingga 2000 sekolah menengah pertama dan menciptakan ruang belajar baru bagi sekitar 300,000 murid-murid SMP.

• bekerja sama erat dengan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah dengan membentuk dan memberikan pelatihan kepada 293,000 kepala sekolah, pejabat-pejabat pendidikan kabupaten di seluruh Indonesia.

• melanjutkan dukungan kepada pendidikan Islam dengan membantu sekitar 1,500 sekolah madrasah agar mendapatkan akreditasi nasional, dan

• bekerja sama dengan Uni Eropa dan Bank Pembangunan Asia guna mendukung penelitian berkualitas, relevan dan tepat waktu serta analisa yang memperkuat kebijakan pendidikan.